Flashdisk Dipasang Chip Pengontrol Yang Mangandung Malware

Flashdisk adalah perangkat yang sering digunakan oleh para pengguna komputer. Anda akan melihat pengguna komputer membawa alat tersebut di sekitar saku mereka untuk berbagi dengan orang lain. Kemudahan penggunaan perangkat ini akan membuat lupa para pengguna, bahwa perangkat USB dapat memiliki virus berbahaya dan malware. Meskipun perangkat ini dilengkapi dengan program antivirus yang dapat melenyapkan infeksi, ada ancaman keamanan tertentu yang jauh lebih berbahaya dan sulit untuk mengidentifikasi dari yang kita pikirkan. Inti dari mekanisme kerja mereka dapat merusak perangkat digital seperti komputer dan Flashdisk lainnya.
[Image: vpncreative]

Menurut sebuah kelompok riset yang berbasis di Berlin, perangkat lunak yang mengawasi mekanisme kerja Flashdisk dapat diprogram untuk mendapatkan kontrol penuh dari PC / laptop pengguna. (Baca: Cara Menjaga Komputer (PC) Anda Dengan Benar)

Ancaman keamanan ini cukup sulit untuk menguraikan, dan hampir tidak bisa dilacak oleh program anti-virus yang tersedia di pasar saat ini. Seorang penyerang bisa mendapatkan perangkat dengan hanya memasukkan 'chip kontrol' di Flashdisk yang terhubung ke komputer. Mereka kemudian dapat mengontrol PC untuk mencuri data atau hanya duduk diam dan memata-matai aktivitas pengguna.


Peneliti keamanan Jerman Jakob Lell dan Karsten Nohl akan segera mengutarakan ancaman keamanan dengan menunjukkan bagaimana mereka merekayasa firmware USB yang mengelola fungsi dasar dari Flashdisk. Mereka telah menciptakan malware yang disebut BadUSB, yang dapat dengan mudah diinstal pada Flashdisk untuk mendapatkan akses tidak sah ke PC pengguna.

Gubuk Maya: Tempat Berbagi Ilmu

Rata-rata pengguna akan menyadari bahwa ada sesuatu yang salah hanya jika file yang tersimpan pada perangkat mereka akan mulai menghilang. Untuk membuat keadaan menjadi lebih buruk, para peneliti menjelaskan bahwa ancaman ini tidak mudah diperbaiki.

Sumber: vpncreative

Post a Comment