Bagaimana Menjawab Soal Essay

Dalam memberikan evaluasi baik itu Ujian Tengah Semester (UTS) maupun Ujian Akhir Semester (UAS) Dosen sering memberikan soal berbentuk essay. Soal essay biasanya bertipe terbuka, artinya tidak ada satu jawaban tunggal yang bersifat mutlak benar, sehingga kebenaran jawaban sangat ditentukan oleh kebenaran substansi/konsep yang digunakan dan argumentasi/penjelasan yang disampaikan.

Ada beberapa alasan mengapa soal berbentuk essay? Karena biasanya dosen ingin melihat seberapa holistik pemahaman mahasiswa terhadap ide/konsep yang ada di balik soal yang diberikan. Bagaimana melihat tingkat keutuhan pemahaman terhadap suatu ide/konsep/teori dari beberapa hal:
  1. Pengetahuan ide/konsep tersebut,
  2. Kemampuan mengaitkan ide/konsep yang ditanyakan dengan konsep-konsep lain yang terkait langsung, dan
  3. Kemampuan membangun argumentasi menggunakan konsep-konsep tersebut sehingga membentuk suatu kesatuan logika yang utuh dan runtut.
Keutuhan pemahaman itu lebih penting, sehingga pada umumnya soal-soal ujian (khususnya yang sering saya lakukan) selalu bertipe open book dan open access (laptop/tablet/internet). Mahasiswa dipersilakan untuk mencari dan mengakses sumber daya apapun, asal tidak berbuat curang.
[image: m.okezone.com]

Mari kita lihat contoh soal berikut ini. Soal mata kuliah Konsep Teknologi Informasi. Soal ini saya berikan saat UTS di D3 AMIK Semester 1.
Menurut definisi teknologi oleh David L. GOETCH, teknologi dapat dipahami sebagai “upaya” untuk mendapatkan suatu “produk” yang dilakukan oleh manusia dengan memanfaatkan peralatan, proses dan sumber daya. Mengapa upaya untuk menghasilkan produk harus memanfaatkan peralatan, proses dan sumber daya? Dan apa sebenarnya tujuan adanya teknologi tersebut?
Bagaimana harapannya terhadap jawaban untuk soal di atas?

Pertama, mahasiswa perlu tahu, apa tujuan adanya teknologi yang disebutkan dalam konsep teknologi menurut David L. GOETCH. Mahasiswa juga perlu memahami bagaiman memanfaatkan peralatan, proses dan sumberdaya untuk membuat sebuah produk teknologi. Dan juga dapat memberikan contoh dari teknologi serta bagaimana kemanfaatan teknologi tersebut.


Dan inti dari soal di atas adalah: “bagaiman memanfaatkan peralatan, proses dan sumber daya untuk membuat sebuah produk teknologi”. Untuk dapat menjawab dengan baik, selanjutnya mahasiswa perlu memahami beberapa konsep lain, dalam hal ini adalah esensi yang terkandung dari definisi teknologi tersebut, yaitu: Teknologi terkait dengan ide atau pikiran, Teknologi merupakan kreasi manusia, Teknologi merupakan himpunan dari pikiran, Teknologi bertujuan memfasilitasi ikhtiar manusia. Selanjutnya mahasiswa harus memahami keterkaitan skill, algorithm dan hardware dalam teknologi

Sepertinya mudah untuk menjawab soal essay, tetapi kenyataannya banyak jawaban yang tidak bisa memenuhi harapan. Kelemahan utama yang sering muncul adalah: 1) kurang memahami substansi konsep yang ditanyakan, 2) argumentasi tidak kuat, dan 3) jawaban tidak runtut (alur jawaban berputar-putar atau berpanjang lebar).

Jadi sekali lagi, faktor-faktor penting dalam menjawab soal essay adalah:
Pahami pertanyaannya. Kadang jawaban yang diberikan meleset karena mahasiswa salah memahami pertanyaan. Kuasai substansi topik yang ditanyakan. Ujian open book tidak berarti tidak perlu belajar. Kemudahan untuk membaca catatan atau referensi lain saat ujian hanya bermanfaat untuk crosscheck atau melengkapi sesuatu yang kurang, BUKAN untuk membangun pemahaman. Pemahaman tidak bisa dibentuk secara instan, apalagi hanya  dengan membaca catatan selama ujian berlangsung.

Bangun argumentasi yang logis. Setelah kebenaran tentang konsep yang digunakan, argumentasi jawaban inilah yang paling menentukan. Kekuatan argumentasi menentukan tingkat keutuhan pemahaman terhadap topik yang ditanyakan.

Tulislah jawaban secara runtut. Jawaban yang runtut akan memudahkan dosen dalam memahami alur pikir mahasiswa. Menjawab soal essay dengan benar baik memang tidak mudah. Pikiran kita perlu dilatih untuk bekerja secara runtut dan argumentatif. Melatih pikiran tentu saja memerlukan waktu dan konsistensi. Tidak mudah, tetapi hasilnya amat bermanfaat. Cara berpikir yang runtut, sistematis, dan argumentatif tidak hanya berguna untuk menjawab soal-soal ujian saja, tetapi akan kita bawa sampai kapanpun, di manapun, dan dalam tugas apapun.

Pada akhirnya, cara berpikir kita akan menunjukkan siapa kita…

Sumber: http://lukito.staff.ugm.ac.id

Post a Comment