Mungkinkah Malware PC Bisa Menular Lewat Udara...?

Sekelompok peneliti komputer dari Fraunhofer Institute for Communication, Information Processing, and Ergonomics, Jerman, dalam penelitiannya memungkinkan penyebaran malware lewat udara. Para peneliti ini  bahkan sudah memiliki sejenis purwarupa malware yang mampu menginfeksi sebuah PC tanpa harus terhubung ke jaringan komputer sekalipun. Seperti apa?

Metode yang dikembangkan oleh para peneliti ini adalah dengan memanfaatkan gelombang audio frekuensi tinggi untuk mentransmisikan data antara 2 PC yang berbeda tempat. Penelitian ini pun sukses mengirim data antar PC yang berjarak sekitar 65 kaki atau sekitar 20 meter. Dalam pengembangannya, jarak ini bisa diperpanjang dengan metode mesh, yakni tiap komputer mentransmisikan data yang sama ke komputer lain di dekatnya.
“Di artikel kami dijelaskan bagaimana konsep lengkap dari celah udara bisa dipertimbangkan sebagai media komunikasi oleh laptop melalui speaker dan mikropon internal mereka,” jelas Michael Hanspach, salah satu peneliti purwarupa ini. Michael menambahkan bahwa melalui media udara ini sebuah informasi bisa menyebar melalui jaringan mesh yang terinfeksi, lantas terhubung ke jaringan komputer yang terisolasi.
Percobaan dilakukan dengan melibatkan 2 buah komputer Lenovo T400. Dengan speaker dan mikropon bawaan kedua laptop tadi dibantu dengan aplikasi khusus yang biasa dipakai untuk mentransmisikan data lewat media air, para peneliti berhasil melakukan transmisi data lewat udara dengan melakukan beberapa modifikasi.
Meskipun belum ada kasus yang melaporkan penularan malware lewat udara, namun para peneliti menyarankan beberapa langkah untuk menghindari hal ini, yaitu dengan mematikan speaker dan mikropon PC saat tidak digunakan atau menggunakan semacam penyaring audio yang memblokir transmisi data lewat frekuensi tinggi. Sumber: pc-plus)

Post a Comment